Kamis, 29 Desember 2011

Ini Pengaturan Lalu Lintas di Lokasi Hiburan

VIVAnews - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan memberlakukan lalu lintas satu arah di di kawasan Ancol pada malam pergantian tahun baru 2012.

Lalu lintas satu arah diberlakukan di Jalan PLTU atau Jalan Ketel, Pademangan, Jakarta Utara. Nantinya, di ruas jalan itu hanya diperuntukan bagi kendaraan dari arah Jalan RE Martadinata menuju Tanjung Priok.

Sedangkan dari arah sebaliknya atau menuju Jalan Lodan tidak dibolehkan melintasi jalan sepanjang 500 meter tersebut. Jalan itu merupakan salah satu akses favorit warga menuju kawasan wisata Ancol.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Utara, Syamsul Mirwan, mengatakan pemberlakuan satu arah di jalan akses menuju kawasan wisata Ancol saat malam tahun baru itu akan dimulai pada pukul 18.00 sampai 05.00.

"Pengunjung Ancol yang berjalan kaki bisa melewati Jalan PLTU menuju pintu gerbang Carnaval Ancol. Sedangkan, untuk kendaraan yang dari Tanjung Priok ke Jalan Lodan tidak boleh melewati Jalan PLTU. Melainkan langsung lurus saja ke Jalan RE Martadinata," kata Syamsul, di Jakarta, Jumat 30 Desember 2011.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan dua mobil derek yang disiagakan di Perempatan Jembatan Goyang dan Jembatan PLTU.

"Kami juga menyiapkan areal untuk pejalan kaki yang akan menuju Ancol. Areal untuk pejalan kaki yang disiapkan selebar satu meter dengan dibatasi traffic cone. Jadi jembatan itu dibagi untuk pejalan kaki dan kendaraan juga," ujarnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Utara, Komisaris Tri Suhartanto, menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan, petugas telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

"Jika lalu lintas lancar, maka kami tidak melakukan penutupan ruas jalan menuju Ancol. Namun, jika terjadi kemacetan, kami sudah menyiapkan beberapa rekayasa lalu-lintas," kata Tri.

Untuk lokasi pengalihan arus lalu di akses menuju Ancol antara lain dilakukan di Jalan Baru Ancol Selatan (pertigaan Jalan RE Martadinata dan Jalan Danau Sunter Barat).

Jembatan Goyang (Jalan RE Martadinata), lampu merah Bintang Mas (depan Hailai, Jalan RE Martadinata), lampu merah Manggadua (depan WTC Mangga Dua, Jalan Raya Gunung Sahari), perempatan Jalan Lodan (depan Hotel Alexis), dan lampu merah Pasir Putih (pertigaan Jalan Lodan Raya dan Jalan RE Martadinata).

Sedangkan untuk arus balik dari Ancol Taman Impian diperkirakan terjadi mulai pukul 00.05. Pihaknya akan berkonsentrasi mengatur seluruh kendaraan yang keluar melalui pintu Carnaval, pintu utama Ancol Timur, pintu Marina, dan Jembatan Goyang.

"Untuk seluruh kendaraan yang keluar dari pintu Carnaval, kendaraan akan dialihkan melalui Jalan PLTU-Jembatan PLTU-Jalan RE Martadinata-Tanjungpriok atau Jalan Baru Ancol," ucapnya.

Kendaraan yang keluar dari pintu Ancol Timur akan diarahkan melalui Jalan Pantai Kuta 5 - Jalan Pasir Putih 3 - Jalan Pasir Putih Raya - lampu merah Pasir Putih - Jalan RE Martadinata arah Tanjung Priok atau masuk ke tol Ancol Timur.

Untuk kendaraan yang keluar dari pintu dekat Jembatan Goyang akan diarahkan ke fly over Jembatan Goyang - Jalan Benyamin Suaeb - Jalan Danau Sunter Utara-Jalan Yos Sudarso.

Sedangkan untuk kendaraan yang keluar dari Marina akan diarahkan ke Jalan Karang Bolong Raya - lampu merah Kampung Bandan - Jalan Kampung Bandan - Kota atau diarahkan ke Jalan Pelabuhan - Jalan Lodan - Jalan RE Martadinata - Tanjung Priok.

Rekayasa lalu lintas juga dilakukan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kasat Lantas Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Soedharsono, mengatakan jalan yang akan ditutup adalah pertigaan Jalan Raya Ceger menuju TMII, di mana kendaraan dari arah Jalan TB Simatupang dan dari Jala Raya Hankam, tidak diperbolehkan masuk ke Jalan TMII I.

Sehingga  kendaraan dari Jalan TB Simatupang akan dialihkan ke arah Jalan Raya Hankam. Setelah sampai di Jalan Raya Hankam, kendaraan dapat memilih untuk menuju Pintu I dan II TMII melewati Jalan Raya Bambu Apus atau memutar balik ke arah Jalan TB Simatupang.

Demikian halnya kendaraan yang datang dari arah Jalan Raya Hankam tidak diperbolehkan berbelok ke arah TMII dan kendaraan akan diarahkan ke Jalan TB Simatupang hingga ke perempatan Pasarrebo.

Di perempatan ini kendaraan dapat memilih alternatif, yakni melintas di Jalan Raya Bogor untuk menuju pertigaan hek atau ke arah Bogor. Pilihan lainnya kendaraan dapat melaju ke Jalan TB Simatupang arah Pasarminggu.

Jika masyarakat ingin berkunjung ke TMII, dari perempatan Pasarrebo dapat mengambil jalan menuju perempatan Hek dan berbelok ke kanan menuju perempatan Tamini Square.

Di perempatan ini kendaraan bisa melenggang menuju Jalan TMII I untuk bisa masuk ke kawasan TMII. Rekayasa lalu lintas ini semata-mata dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di kawasan TMII. (eh)

Laporan : Arnes Ritonga | Jakarta Utara

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar