Jumat, 24 Februari 2012

Penyerang di RSPAD Bawa Samurai dan Golok

VIVAnews - Bentrokan dua kelompok kembali terjadi di Jakarta dan, kali ini, menewaskan tiga orang. Menurut saksi mata, para penyerang yang menggunakan tiga mobil itu menyerang secara brutal kepada enam orang pelayat. Bercak darah berceceran di mana-mana.

"Gerombolan itu membawa dua mobil pribadi dan satu taksi. Senjata yang dibawa ada samurai dan golok," kata Suwanto, petugas jaga RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat, di lokasi kejadian, Kamis 23 Februari 2012.

Pantauan VIVAnews, sisa-sisa bercak darah pasca-penyerangan semalam masih terlihat di lokasi kejadian. Massa yang berjumlah puluhan orang itu menyerang pelayat di Rumah Duka RSPAD.

Tawuran tidak seimbang terjadi di sebuah lapangan di depan gedung Direktorat Kesehatan Angkatan Darat, Akademi Kesehatan Gigi. Di lapangan yang biasa digunakan tempat parkir itulah penyerangan terjadi.

"Mereka yang diserang sedang menyemayamkan kerabat yang meninggal. Dua orang meninggal di tempat, satu di perjalanan," kata Suwanto yang mendapat tugas jaga semalam.

Menurut dia, polisi tiba setelah bentrokan yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari tadi itu usai. Saat ini terlihat, bercak-bercak darah berceceran di banyak titik.

Bahkan, ada bercak darah yang tepat berada di bibir lapangan yang berdampingan dengan sungai. Diduga, ada salah satu korban penyerangan yang langsung lompat ke sungai. (ren)

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar