Minggu, 05 Februari 2012

Polri Minta Buruh Tak Demo di Jalan Tol

VIVAnews – Ratusan ribu buruh Tangerang mengancam melakukan aksi mogok massal apabila pertemuan antara perwakilan mereka dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang difasilitasi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar sore ini, tidak menemui kata sepakat.

Menanggapi hal itu, Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna mempersilakan para buruh untuk menggelar demonstrasi. Namun ia meminta aksi tidak dilakukan di jalan tol seperti yang dilakukan oleh buruh Bekasi pada pekan lalu.

“Demo diatur dalam Undang-undang, silakan. Apalagi kan untuk menyampaikan aspirasi. Yang penting tidak melakukan pelanggaran hukum,” kata Nanan usai rapat dengan Komisi III DPR di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 1 Februari 2012.

“Menutup tol akan mengganggu masyarakat. Kalau sampai itu terjadi, kami akan lakukan pendekatan hukum. Tapi itu nanti. Sekarang yang penting pendekatan persuasif agar jangan melanggar hukum,” imbuh Nanan. Ia berharap rapat buruh Tangerang dan Apindo sore ini mencapai solusi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto juga meminta buruh untuk tidak berdemonstrasi di jalan tol. Djoko meminta aparat pemerintah mengarahkan demonstrasi agar tidak sampai mengganggu lalu lintas.

“Demo kan tidak dilarang. Tapi kalau demo itu kemudian mengganggu lalu lintas, maka diarahkan supaya tidak di situ,” kata Djoko di Kantor Presiden. (sj)

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar