VIVAnews - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jakarta pada Rabu sore, 16 Maret 2011 kemarin, mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Kondisi genangan terburuk berada di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo mengatakan, curah hujan yang mencapai 108 milimeter, membuat saluran penghubung dipenuhi sampah, sehingga terjadi antrean air yang kemudian meluap ke jalan.
Guna mengatasi genangan yang diakibatkan curah hujan yang tinggi, Dinas PU DKI akan menghubungkan saluran baru Thamrin-Sudirman dengan saluran lama dengan pompa air yang ada.
Saluran baru yang dibangun berukuran 2 x 3 meter ini belum terhubung dengan saluran lama, sehingga aliran air tidak terhubung sama sekali dan terhambat untuk mengalir dengan cepat.
"Jadi saluran lama ini akan kita hubungkan dengan saluran baru yang sudah ada pompa airnya. Sehingga aliran air pada dua saluran tersebut bisa tersedot dengan cepat," terangnya.
Saat ini pembersihan telah dilakukan pada tali-tali air di saluran penghubung yang tersumbat sampah. Pompa pengendalian air yang ada di kawasan genangan air pun dioperasikan untuk segera menyedot air dan membuangnya ke kali terdekat. Salah satu lokasi yang dibersihkan adalah sampah pada tali air di saluran penghubung Jalan Sabang, Jakarta Pusat.
Genangan air selama hujan turun terjadi di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman depan Ratu Plaza arah Semanggi dengan ketinggian air 15-20 sentimeter, dan di Pintu Satu Senayan.
Lalu lintas di Jalan Gatot Subroto juga terhambat akibat genangan di lampu merah Kuningan arah Semanggi setinggi 15-20 sentimeter, genangan di sisi kiri jalan tol Kebon Jeruk setinggi 10-15 sentimeter, genangan di Jalan Dr. Satrio arah ITC Kuningan setinggi 30 sentimeter, dan genangan di depan Plaza FX, Jalan MH Thamrin dengan ketinggian 10-15 sentimeter. Permata Hijau 25 cm, lapangan Mabes Polri 25 cm, Prapanca 15 cm, dan Jalan Pattimura 25 cm.
Akibat hujan yang begitu deras dan terus-menerus selama dua jam juga mengakibatkan 69 pohon di Jakarta tumbang. Ada 14 mobil yang tertimpa pohon saat hujan besar terjadi. Kendaraan yang mengalami rusak parah antara lain Toyota Fortuner B 8027 JA, yang sedang parkir, dan mobil Nissan Livina B 2287 DB. (sj)
• VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar