Rabu, 20 April 2011

Belum Ada Tindak Pidana di Kasus Melinda IPB

VIVAnews - Polisi belum menemukan tindak pidana dari laporan terkait hilangnya mahasiswi Pascasarjana Jurusan Ketahanan Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Melinda Fitriana.

Setelah hilang selama lima hari, gadis yang menyelesaikan program sarjananya di Swiss-German University itu, ditemukan sedang asik membaca buku di kamar Hotel Bloem Steen Hostel, Kebon Sirih Timur 1, No 174, Jakarta Pusat, Selasa 19 April 2011, sekitar pukul 16.00 WIB.

Tapi polisi belum berhasil mengorek keterangan dari Melinda, sehingga tidak diperoleh informasi mengenai apa yang terjadi terhadap gadis berusia 24 tahun itu.

"Jika penyidik mendapatkan informasi lebih lanjut, polisi akan menelusuri," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Herry Rudolf Nahak, di Jakarta, Selasa malam, 19 April 2011. 

Saat ditemukan polisi, anak pasangan Sapto Hartoyo dan Sri Andirani yang tinggal di Villa Bintaro Regency, Tangerang Selatan itu, sempat menangis dan menolak dijemput anggota polisi. Namun, korban bersedia dibawa setelah penyidik membujuknya.

Dari pantuan VIVAnews.com, kamar yang disewa Melinda memiliki pendingin ruangan dan hanya berukuran 4 x 4 meter. Di dalamnya hanya terdapat tempat tidur berukuran medium untuk dua orang yang beralaskan sprei biru dan lemari kecil. Kamar mandi berada di luar kamar.

Saat dibawa ke Polda Metro Jaya, Melinda tidak mau keluar dari mobil Toyota Avanza DD 1645 HH milik petugas yang membawanya. Dia terlihat menghindari wartawan dan tidak mau keluar dari mobil. Wajahnya ditutup dengan jaket saat keluar dari mobil. Dia tidak menjawab pertanyaan wartawan saat dibawa ke ruang pemeriksaan.

Melinda menghilang dari rumah kostnya di kawasan Wisma Fio, Darmaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Jumat 15 April 2011, dan dilaporkan hilang oleh orangtuanya sendiri ke Polres Bogor.

Melinda Dibawa Pulang
Karena tidak dapat mengorek keterangan dari Melinda, setelah mendapat persetujuan dari polisi, pihak keluarga kemudian membawa Melinda pulang. Ayah Melinda, Sapto Hartoyo mengatakan, proses pemulihan Melinda akan dilakukan dengan bantuan pendampingan dari ahli kejiwaan (psikolog).

Keluarga akan berusaha menggali informasi melalui pendekatan pribadi kepada Melinda terkait alasannya menghilang dari kamar kost.

"Penyidik juga belum bisa meminta keterangan Melinda karena kondisinya yang belum memungkinkan," papar dia.

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar