Kamis, 21 April 2011

Kakek Bercicit Delapan Ikut Menikah Massal

VIVAnews - Sebanyak 200 pasangan pengantin mengikuti pernikahan massal di halaman kantor Perusahaan Gas Negara (PGN), Kamis, 21 April 2011. Mereka terdiri dari pasangan tua dan muda yang sebelumnya hanya menikah secara siri. Acara ini diadakan bertepatan dengan HUT PGN ke-46 dan Hari Kartini.

Satu pasangan paling menyedot perhatian. Mereka adalah pasangan tertua, yakni A.M. Kani (72) dan Komalasari (55) yang telah memiliki delapan cucu dan delapan cicit. Mereka mengaku senang bisa menikah secara resmi.

Kani dan Komalasari menikah siri sekitar tahun 1985, setalah menjalani masa berpacaran selama tiga bulan. Saat menikah dengan Komalasari, Kani adalah seorang duda dengan satu anak.

Sementara Komalasari adalah janda yang juga sudah memilik satu anak. Hingga 25 tahun menjalani masa pernikahan, pasangan ini dikaruniai dua anak.

"Ini nikah resmi pertama kalinya seumur hidup. Bahagia sekali karena gratis," ujar Kani sambil tertawa usai akad nikah.

Pasangan lebih muda yang mengikuti pernikahan massal ini, Ahmad Tubagus (26) dan Nurul Huda (25), juga mengaku sangat senang meski merasa malu. "Lima tahun pacaran, mau nikah resmi kan mahal. Bayar penghulu saja bisa Rp1 juta, belum biaya slametannya. Semuanya mahal. Tapi kami berdua lega bisa menikah," kata Tubagus.

Adapun pasangan termuda yang menikah secara massal adalah Muhammad, 19 tahun, dan pasangannya Sumiati yang baru berusia 17 tahun.

Tidak semua pasangan pengantin dinikahkan di tempat ini. Hanya lima yang dinikahkan hari ini. Sejak Senin lalu, 18 April 2011, sebanyak 195 pasangan lain sudah dinikahkan terlebih dahulu di Kantor Urusan Agama di wilayah Taman Sari, Jakarta Barat, agar waktunya lebih cepat.

Camat Taman Sari, Imron, menerangkan dengan penyelenggaran nikah massal ini banyak pasangan yang akhirnya secara resmi tercatat sebagai pasangan pengantin. "Sangat membantu mereka untuk mengurus akta kelahiran dan yang lainnya. Saya lihat banyak yang sudah punya cucu dan ada yang baru," katanya.

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar