Jumat, 18 November 2011

Karutan Salemba Dicopot

VIVAnews - Kepala Rutan Salemba, Slamet Prihantoro, dicopot dari jabatannya. Ia digantikan oleh Thurman Saud Marojahan Hutapea, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rutan Klas I Medan, Sumatera Utara. Sementara Slamet  menempati posisi baru sebagai Kalapas Bekasi, Jawa Barat.

Apakah pencopotan ini terkait dengan pengungkapan video Rutan Salemba yang dibuat oleh Syarifudin S. Pane?

"Ini Rotasi biasa karena Kepala Rutan sebelumnya telah dipromosikan dari eselon III A, tidak ada kaitannya dengan video tersebut," ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM, Sihabudin,  di Jakarta, 18 November 2011.

Menurut Sihabudin, pelantikan Karutan Salemba dilakukan pagi tadi bersamaan dengan pelantikan pejabat Struktural eselon II, III, IV di lingkungan Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta.

"Sedangkan Surat Keputusan (SK) pergantian Karutan Salemba telah diteken pada 10 Oktober 2011 lalu," kata Sihabudin.

Dia berharap, Kepala Rutan yang baru dapat meningkatkan pengawasan yang lebih baik terhadap kurang lebih 3000 Napi di Rutan Salemba.

"Pengawasan harus lebih diperketat, barang- barang terlarang tidak boleh masuk rutan, dan bagi napi yang melanggar harus ditindak tegas," ucapnya.

Ia mengakui  kurangnya personel petugas rutan memengaruhi kinerja pengawasan di Rutan Salemba. "Saat ini hanya memiliki sekitar 30 petugas. Tiap blok di rutan termasuk pemasangan kamera CCTV yang langsung tersambung di monitor pengawasan," ujar Sihabudin.

Rutan Salemba menjadi sorotan menyusul video suasana rutan yang diambil Syarifudin S Pane. Video itu menampilkan kemewahan hidup di bui, seperti ruang-ruang khusus tawanan yang dipatok Rp30 juta dan lainnya. (umi)

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar