VIVAnews - Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tribudi Rahardjo, mengatakan ada sepuluh konsorsium kontraktor dinyatakan lolos dalam proses prakualifikasi tender fisik mass rapid transit (MRT) untuk pembangunan tahap I (Lebakbulus-Bundaran HI).
Para kontraktor yang lolos ini dapat mengikuti proses selanjutnya yaitu tender konstruksi yang direncanakan digelar pada Januari 2012.
Kesepuluh konsorsium itu terbagi dua, lima konsorsium mengerjakan pembangunan di bawah tanah, dan lima konsorsium lagi mengerjakan pembangunan di atas tanah.
Menurutnya mereka lolos prakualifikasi karena memenuhi persyaratan yang mengacu pada JICA guidelines (ketentuan pemberi pinjaman) termasuk di dalamnya pengalaman teknis serta kemampuan finansial.
"Ke-10 konsorsium kontraktor yang lolos berhak mengikuti proses tender fisik MRT. Akan ada enam paket konstruksi sipil atau fisik yang akan diperebutkan 10 konsorsium itu," kata Tribudi di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengaku rencana pembangunan MRT tahap I sudah mencapai kemajuan yang sangat berarti. Yaitu terbitnya No Objection Letter (NOL) dari JICA atas daftar pendek para calon kontraktor pekerjaan sipil MRT Jakarta Tahap I pada 7 Desember 2011 yang lolos prakualifikasi.
"NOL telah dan akan ditindaklanjuti PT MRT Jakarta dengan kegiatan antara lain hasil prakualifikasi calon kontraktor pekerjaan sipil yang telah diumumkan PT MRT Jakarta pada 8 Desember 2011. Kemudian dilanjutkannya tender dan ditargetkan penandatanganan kontrak dilaksanakan pada September 2012," ujar Fauzi.
Sambil menunggu proses pelaksanaan tender konstruksi sipil, Fauzi menginstruksikan PT MRT Jakarta agar pelaksanaan awal pekerjaan persiapan konstruksi dapat dilaksanakan selambat-lambatnya April 2012.
Yakni berupa kegiatan-kegiatan seperti pelebaran Jalan Fatmawati, relokasi utilitas, relokasi Terminal Lebak Bulus atau pengaturan rute angkutan umum, pemindahan beberapa halte busway, depo material dan peralatan konstruksi. (eh)
• VIVAnews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar