Sabtu, 19 Maret 2011

Bom Kota Wisata Meledak Karena Guncangan

VIVAnews - Paket bom yang ditemukan di Komplek Perumahan Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat meledak sebelum dijinakkan petugas Gegana. "Pemicunya ada gesekan-gesekan, ini rentan, bahaya dengan guncangan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 18 Maret 2011.

Menurut Boy, bom itu hanya dirakit secara sederhana tanpa disertai dengan pengamanan (safety). Sehingga, bom itu mudah meledak meski hanya dengan sedikit guncangan. "Ada yang dengan cara diangkat saja ini bisa terjadi (ledakan), menjadi pemicu barang yang ada di dalam," kata dia.

Bom di klaster 55 Komplek Perumahan Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat itu ditemukan seorang tukang sapu pada pukul 09.30 WIB. Lokasi penemuan berjarak satu kilometer dari gerbang perumahan.

Lantas, bom itu kemudian dipindahkan pada pukul 10.00 WIB oleh petugas ke lapangan Kampung China atau berjarak 3 kilometer dari lokasi penemuan. Namun, sebelum dilakukan langkah-langkah pemusnahan, bom itu meledak dengan sendirinya pada pukul 11.30 WIB.

Temuan paket bom di Kota Wisata adalah rentetan teror bom melalui paket. Empat paket buku yang ternyata berisi bom sebelumnya dikirimkan ke empat alamat, yakni aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar  Abdalla di Utan Kayu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Gorries Mere, Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto S. Soerjosoemarno, dan musisi Ahmad Dhani. Dari empat bom itu, satu meledak di Utan Kayu sebelum tim Gegana datang dan melukai tiga orang. (adi)

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar