Minggu, 20 Maret 2011

Paket Mencurigakan di Cilandak Bukan Bom

VIVAnews - Tim Gegana Polda Metro Jaya memastikan paket mencurigakan berbentuk kotak plastik di depan sebuah Musholla An-Nasirin, Cilandak KKO, RT 08 RW 05, Ragunan, Jakarta Selatan, bukan bom.

"Tadi, anggota Gegana sudah mengecek dan tidak menemukan adanya unsur bom di dalam paket tersebut," kata Kepala Satuan Reserse Polres Jakarta Selatan, AKBP Budi Irawan, saat berbincang dengan VIVAnews.com, Minggu 20 Maret 2011.

Menurut dia, setelah dilakukan pengecekan oleh Gegana dengan cara mencerai beraikan paket yang dibungkus plastik dan dililitkan jam tangan itu, pihaknya memastikan tidak ada unsur bom. "Hasilnya nihil, mungkin itu perbuatan dari orang yang iseng saja," kata dia.

Seperti diketahui, paket yang dicurigai bom itu ditemukan pada pukul 13.00 WIB oleh seorang tukang jok yang biasa berdagang di depan tempat kejadian perkara (TKP). Tukang jok itu kemudian melaporkan temuan paket tersebut kepada aparat RT setempat.

Kecurigaan bahwa paket yang dibungkus plastik itu merupakan sebuah bom karena di atas terdapat sebuah jam tangan serta kabel yang dililitkan pada paket tersebut.

Selain di Cilandak, pada hari yang sama, warga Jalan Alur Laut Gang Kincir RT 04/009 Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara, dihebohkan dengan penemuan benda yang dicurigai bom pukul 07.30 WIB pagi ini.

Benda yang dicurigai bom di Koja itu, terbungkus koran berbentuk pipa sepanjang 30 sentimeter (cm) dan berdiameter 5 cm. Benda itu, ditemukan pertama kali oleh Jauhari, lalu dilaporkan ke SPK Polres Jakarta Utara oleh Firmansyah, anak Jauhari.

"Saat keluar dari rumahnya, Jauhari melihat benda itu berada di bawah pohon jambu di depan rumah. Lalu, anaknya langsung menghubungi Polres," kata Ketua RT setempat, Sudirat.

Benda tersebut ditemukan tergeletak di pinggir jalan atau persis di depan pangkas rambut Mahkota milik Jauhari. Tim Gegana tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi benda itu ke Polres Jakarta Utara untuk diselidiki, namun lagi-lagi hasilnya nihil karena tidak ditemukan adanya unsur bom.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar, mengatakan, benda yang terbungkus koran itu sempat di X-Ray dua kali.

Namun, ketika dibuka, benda berukuran  panjang 30 cm, dan diameter 8 cm, hanya berisi vas bunga. Meski demikian, Irwan merespons baik reaksi positif masyarakat untuk memberikan informasi dengan cepat. 

"Sampaikanlah informasi dengan cepat kepada petugas, sekecil apa pun itu. Kami akan segera merespons setiap laporan masyarakat yang masuk," ujar Kasat, Minggu 20 Maret 2011. (art)

Laporan: Arnes Ritonga

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar