Jumat, 25 Maret 2011

Polisi Teliti Ledakan di Puspitek Tangerang

VIVAnews - Dalam satu hari ini, ada empat paket yang dicurigai sebagai bom dilaporkan warga kepada polisi, Jumat 25 Maret 2011. Dari seluruh laporan, fokus pemeriksaan polisi dilakukan terhadap temuan di kawasan Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangerang Selatan, Jawa Barat.

Laporan disampaikan warga setelah benda yang sebelumnya tidak diketahui itu meledak sekitar pukul 11.00 WIB. Dari lokasi kejadian, tim Gegana menemukan serpihan logam, kumparan kabel, cover telepon genggam, lakban, dan benda lain yang berbau potasium.

"Khusus di Puspitek masih diteliti karena meledak. Serpihan di lokasi kejadian sudah dicek dan dikumpulkan. Tapi kita belum bisa memastikan apakah itu bom," ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sujarno, saat berbincang dengan VIVAnews.com.

Selain di kawasan Puspitek, tiga laporan warga yang diselidiki petugas berada di kawasan Jalan Merbabu, Kompleks Departemen Keuangan, Ciledug, Tangerang.

Dua temuan lain berada di Perumahan Pesona Anggrek, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Bekasi, dan di kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Sujarno menjelaskan, bahwa Polda Metro Jaya masih melakukan pendataan dan klasifikasi terhadap laporan warga mengenai temuan paket yang dicurigai sebagai bom.

"Pendataan kita lakukan hingga Kamis 24 Maret 2011 kemarin. Mulai dari ancaman melalui SMS, dan temuan paket bom," ujarnya.

Menurutnya, pelayanan kepada warga akan tetap dilakukan hingga situasi benar-benar aman. Tapi, masyarakat diminta untuk tidak panik bila merima paket yang sudah jelas pengirimnya dan dianggap masih sesuatu yang wajar.

"Kalau tidak dikenal dan tidak wajar silahkan lapor polisi. Delapan tim Gegana kita selalu siap 24 jam," katanya. (umi)

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar