VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo membantah pemasangan baliho besar di depan Gedung DPRD DKI Jakarta itu sebagai ajang kampanye menjelang pemilihan Gubernur DKI 2012 mendatang.
"Orang baliho (dipasang) mau ada Konferensi ASEAN kok," kata Gubernur yang akrab disapa Foke ini, di Istana Bogor, Senin, 18 April 2011.
Foke mengatakan, tidak menjadi persoalan meski hanya wajahnya yang terpampang di baliho berukuran sekitar 20 X 26 meter. Termasuk jika baliho itu dianggap sebagai curi start Pilkada Gubernur DKI.
"Ya iyalah. Emang yang punya Ibukota siapa?" kata Foke sambil tertawa, saat ditanya wartawan. "Bodo amat, lah gue gubernurnya. Kalau lu gubernurnya, pasang foto lu," lanjutnya.
Apa Foke tidak khawatir jika ada yang mempermasalahkan penggunaan APBD DKI Jakarta untuk kepentingan politik pribadinya?
"Bodo amat, siapa yang mau nanggapin. Kalau Gus Dur bilang EGP, Emang Gue Pikirin," jawabnya.
Sebuah Baliho besar terpampang menutupi hampir sebagian gedung DPRD DKI Jakarta. Dalam baliho tersebut hanya gambar Foke sendirian berpakaian adat betawi tanpa didampingi Wakil Gubernur DKI, Prijanto.
Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Artel Reswan, mengatakan pemasangan baliho itu sebagai instruksi langsung dari Pemerintah Pusat untuk mendukung Indonesia yang menjadi Ketua ASEAN tahun ini.
"Biayanya kalau tidak salah Rp 42 juta. Kami hanya diberi tugas untuk di sekitar Gedung Balaikota," jelas Artel.
Walau Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta dilakukan tahun 2012 mendatang, namun sejumlah nama sudah muncul sebagai kandidat Gubernur DKI Jakarta. Selain Fauzi Bowo, bergaung pula nama Rano Karno yang diajukan PDI Perjuangan, Tantowi Yahya oleh Partai Golkar, dan Nachrowi Romli oleh Partai Demokrat.
Hingga saat ini, belum terdengar partai politik yang akan mengajukan Fauzi Bowo sebagai Calon Gubernur. Foke sendiri belum mengungkapkan secara gamblang apakah akan maju lagi sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2012 mendatang. (umi)
Senin, 18 April 2011
Foke: Kalo Lu Gubernur, Pasang Foto Lu!
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. (VIVAnews/Tri Saputro)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar