Senin, 25 Juli 2011

Tak Ada Bus, Operasi Feeder Busway Tertunda

VIVAnews - Peluncuran feeder busway atau bus penghubung Transjakarta yang direncanakan Agustus mendatang, dipastikan akan tertunda. Pengadaan armada feeder yang belum terlaksana menjadi kendala bagi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Pengoperasian feeder sepertinya akan mundur dari jadwal semula, alasannya lebih ke produksi bus yang belum selesai. Jadi lebih kepada masalah teknis saja," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, di Jakarta, Senin, 25 Juli 2011.

Pengoperasian feeder busway rencananya melayani tiga rute yakni, Sentra Primer Barat (Puri Kembangan-kantor Walikota Jakarta Barat), Tanahabang-Balaikota serta kawasan Sudirman Center Business Distric (SCBD)-Senayan. Untuk tahap awal sebanyak tiga rute feeder dengan 15 armada telah disiapkan yang akan mengantarkan penumpang ke halte Bus Transjakarta.

"Sebenarnya kita sudah siap, karena memang pengadaan armadanya saja," kata dia.

Nantinya, menurut Pristono, feeder bus Transjakarta di Sentra primer Barat akan terhubung dengan Koridor III (Kalideres-Harmoni), sementara yang melewati Tanah Abang dan SCBD akan terhubung dengan Koridor I (Blok M-Kota).

Ketiga lokasi ini akan dijadikan proyek percontohan Dishub DKI untuk sebagai bahan evaluasi pengembangan feeder yang terhubung dengan seluruh koridor yang telah ada.

Terdapat dua feeder yang akan melayani penumpang yakni original dan destination. Feeder bus ini akan berhenti di halte-halte bus Transjakarta yang merupakan paid area atau kawasan yang sudah dibayarkan. Diantaranya seperti di halte Monas, Balaikota, JCC Senayan, Taman Kota dan seterusnya.

Feeder Sentra Primer Barat memiliki panjang 14,38 kilometer, sementara feeder Tanah Abang-Balaikota memiliki panjang rute 6,5 kilometer, dan feeder SCBD-Senayan memiliki panjang rute 8,23 kilometer. Untuk tiket feeder juga akan terintegrasi dengan tiket bus Transjakarta, harga tiket nantinya sebesar Rp6.500, yang dibagi menjadi dua tiket Rp3000 untuk feeder dan Rp3.500 untuk bus Transjakarta.

Pihaknya juga akan mengoptimalkan sarana pendukung lainnya seperti pembuatan halte baru, jembatan penyeberangan, rambu, marka jalan, serta fasilitas pejalan kaki.

Jam pengoperasiannya disamakan dengan operasional bus TransJakarta yakni mulai pukul 05.00-22.00. Bus ini pun akan memiliki jadwal tersendiri dengan headway sekitar 30 menit agar penumpangnya tetap ada.

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar